Allahumma Ya Allah,
sungguh Maha Sempurna Engkau dengan segala Penciptaan-Mu
tanpa cacat sedikit pun
tanpa kesia-siaan
tanpa ada penciptaan dari-Mu yang tak Kau tuliskan rancang desainnya di Lauh Mahfudz-Mu
dan kini
sebagian dari kisah itu bisa kami putar kembali untuk mengambil hikmahnya
kala itu Ramadhan hari ke 23 di tahun 1992 bertepatan dengan hari ke-28 bulan Maret
seorang bayi suci, mungil, cantik dan menjadi qurrota a'yun bagi kami
Engkau amanahkan kepada Kami,
untuk menemaninya selama di alam Mulkiyyah ini
kami pun menerima amanah itu dengan sukacita
kami sambut dengan harapan berkah pun mengiringinya
berkah dari wanita shalihah sayyidah Fatimah Az-Zahra ra kami simbolkan dalam nama Zahra untuknya
berkah dari ibu yang suci Khoizuroni istri Imam Ali Ar-Ridho ra. kami lekatkan menjadi nama Khizrani baginya
serta berkah Ramadhan-Mu yang mulia kami simbolkan dalam nama Ramadhani kepadanya
hari demi hari berlalu
minggu demi minggu melangkah
bulan ketemu bulan berikutnya
tahun demi tahun mengiringi
Zahra tumbuh manis dan mendewasa dalam asuhan malaikat-Mu
kami pun terpana
ketika menyaksikan dia dengan mudahnya memiliki rasa malu ketika rambutnya belum tertutup jilbab
ketika melihat Zahra menikmati acara doa bersama serta shalawatan memuji Utusan-Mu
ketika melihat Zahra tanpa disuruh rela mengerjakan shalat di awal waktu
bahkan,
yang membuat diri kami takjub dibuatnya,
saat Engkau atur skenario dia mampu menerima urusan ayat 3 dari surah An-Nisaa dalam umurnya yang semuda itu
Subhanallah, wa Alhamdulillah wa Allahu Akbar!!
hanya itu yang bisa kukeluarkan dari lisan yang penuh kelu ini
Zahra mungil itu tumbuh dan berkembang dalam lindungan dan bimbingan-Mu
dia jadikan dirinya semampunya menjadi teladan bagi adik-adiknya
dengan cerewetnya seorang kakak perempuan,
dia nasihati adik-adiknya untuk belajar
dia sarankan adik-adiknya untuk hormat, sayang dan mematuhi kami orangtuanya
dia ajak adik-adiknya untuk ngaji al-Quran serta berusaha mengamalkan semampunya
dia jadikan dirinya seorang mediator silaturahim di keluarga besar kami
dia dekati dan sayangi eyang, ninie, pakde, bude, om, tantenya
dia terima curhat kakak-kakak serta adik-adik sepupunya
dia asuh dan sayangi adik-adik sepupunya yang kanak-kanak
dia teladankan kelembutan dan kesantunan remaja muslimah bagi semuanya
dia jadikan dirinya ayat-ayat-Mu yang mengajari kami
Delapan belas tahun lebih kami bersama Zahra
banyak pelajaran dan hikmah-Mu kami reguk melalui kehidupannya
Delapan belas tahun lebih Engkau 'pinjamkan' Zahra kepada kami
lautan mutiara kepatuhan dan kasih sayang kami reguk darinya
Delapan belas tahun lebih Engkau amanahkan Zahra kepada kami
kini dengan ketidak-berdayaan menunaikan amanah itu,
kami serahkan kembali Zahra kepada-Mu
Delapan belas tahun lebih 'masa pinjam' itu kau anugrahkan kepada kami
sungguh bermakna bagi kami masa-masa itu
Saat ini...
bimbinglah kami untuk selalu meningkatkan kualitas keikhlasan kami tentang Zahra
tuntun kami agar mampu mengubah kasih kami kepada Zahra menjadi ketakwaan kepada-Mu
lembutkanlah qalbu dan perilaku kami, sebagaimana Engkau melembutkan Zahra
Wahai Yang Maha Kasih dan Sayang
Ya Arhamar Rahimiin...
dengan terus belajar ikhlas, kami kembalikan 'pinjaman' itu ke 'Perpustakan'-Mu
Alhamdulillahi Rabbil alamiin
wa Inna lillahi wa inna ilaihi roji'un
Bintaro-Tangerang, 23 Okt 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar